Silsilah Yesus




Yesus sering disebut sebagai taruk Isai atau tunas Isai yang berarti bahwa kelahirannya berasal dari keturunan Isai.

Yesus sering disebut sebagai taruk Isai atau tunas Isai yang berarti bahwa kelahirannya berasal dari keturunan Isai.
Matius dibuka dengan silsilah Yusuf. Silsilah ini menunjukkan bahwa Yesus berasal dari keturunan Daud, dan karena itu adalah ahli warisnya. Injil ini juga menyatakan bahwa Yesus adalah anak Allah, dan Yusuf sebenarnya bukan ayah kandung Yesus. Namun secara hukum, Yusuf adalah ayah Yesus.

Silsilah Yesus, menurut Injil Matius terdiri dari 14 keturunan sejak Abraham hingga Daud, 14 keturunan dari Daud hingga masa pembuangan ke Babel, dan 14 keturunan dari masa pembuangan ke Babel hingga Yesus Kristus:
Dari Abraham
hingga Daud Dari Salomo hingga
masa pembuangan ke Babel Dari masa pembuangan ke Babel
hingga Yesus

1. Abraham
2. Ishak
3. Yakub
4. Yehuda
5. Peres
6. Hezron
7. Ram
8. Aminadab
9. Nahason
10. Salmon
11. Boas
12. Obed
13. Isai
14. Daud



1. Salomo
2. Rehabeam
3. Abia
4. Asa
5. Yosafat
6. Yoram
7. Uzia
8. Yotam
9. Ahas
10. Hizkia
11. Manasye
12. Amon
13. Yosia
14. Yoyakim (Elyakim)*



1. Yekhonya (Yoyakhin)
2. Sealtiel
3. Zerubabel
4. Abihud
5. Elyakim
6. Azor
7. Zadok
8. Akhim
9. Eliud
10. Eleazar
11. Matan
12. Yakub
13. Yusuf
14. Yesus

* Nama Yoyakim atau Elyakim (nama Yoyakim adalah nama pemberian dari Firaun Nekho), anak dari Yosia dan ayah dari Yekhonya tidak tercantum dalam Kitab Matius, tetapi tercantum di Kitab I Tawarikh 3:15-17.

Matius memperkenalkan Yesus sebagai penggenapan pengharapan Israel yang dinubuatkan. Beberapa penggenapan nubuatan tentang Yesus yang dicatatkan oleh Matius:

1. Yesus menggenapi nubuat Perjanjian Lama dalam hal:
* kelahiran-Nya (Mat 1:22-23)
* tempat kelahiran (Mat 2:5-6)
* peristiwa kembali dari Mesir (Mat 2:15)
* tinggal di Nazaret (Mat 2:23)
2. Oknum yang didahului oleh perintis jalan Sang Mesias (Mat 3:1-3)
3. Daerah yang menjadi lokasi utama pelayanan-Nya di depan umum yaitu Nazaret (Mat 4:14-16)
4. Pelayanan kesembuhan (Mat 8:17)
5. Peranan selaku hamba Allah (Mat 12:17-21)
6. Ajaran dalam bentuk perumpamaan (Mat 13:34-35)
7. Peristiwa memasuki Yerusalem (Mat 21:4-5)
8. Peristiwa penangkapan-Nya (Mat 26:56

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered By Blogger | Fikiranku © 2009 | Resolution: 1024x768px | Best View: Firefox | Top